Mekanisme Aksi Obat Spesifik
- Definisi:
- Obat dengan mekanisme aksi spesifik bekerja dengan berinteraksi dengan target molekuler tertentu dalam tubuh, seperti reseptor, enzim, atau kanal ion.
- Interaksi ini mirip dengan kunci yang masuk ke dalam gembok, menghasilkan efek biologis yang spesifik.
- Karakteristik:
- Target molekuler: Obat berikatan dengan target yang spesifik, seperti reseptor, enzim, atau kanal ion.
- Efek terarah: Obat menghasilkan efek yang terarah dan spesifik pada jaringan atau organ tertentu.
- Pengembangan obat rasional: Mekanisme ini memungkinkan pengembangan obat yang lebih efektif dan aman.
- Contoh:
- Beta-blocker: Obat penurun tekanan darah yang bekerja dengan memblokir reseptor beta-adrenergik di jantung dan pembuluh darah.
- Morfin: Obat penghilang rasa sakit yang bekerja dengan berikatan dengan reseptor opioid di sistem saraf pusat.
Mekanisme Aksi Obat Non-Spesifik
- Definisi:
- Obat dengan mekanisme aksi non-spesifik bekerja dengan mengubah lingkungan fisik atau kimiawi di dalam tubuh, tanpa berinteraksi dengan target molekuler tertentu.
- Efeknya cenderung lebih luas dan tidak terarah.
- Karakteristik:
- Perubahan lingkungan: Obat mengubah lingkungan fisik atau kimiawi di dalam tubuh, seperti pH atau konsentrasi ion.
- Efek luas: Obat menghasilkan efek yang luas dan tidak terarah pada berbagai jaringan atau organ.
- Efek cepat: Obat dapat memberikan efek yang cepat dan signifikan.
- Contoh:
- Antasida: Obat yang bekerja dengan menetralkan asam lambung, mengubah pH lingkungan lambung.
- Laksatif osmotik: Obat yang bekerja dengan menarik air ke dalam usus, mengubah konsistensi feses.







